Kamis, 04 September 2008

Oxygen for gouramy

Dissolve oxygen ( O2) for gouramy.
As does other mortal, fish stand in need of oxygen for breathing in air and also process metabolism having an effect on to growth rate and [his/its] growth. less Oxygen content can cause fish of stres and facilitate disease attack fish. Obstetrical [of] dissolve oxygen equal to 7,8 ppm represent ideal content for the activity of energy kindness of gouramy.
source : R. Eko Prihartono, 2004.

temperature to fish of gouramy

Pool temperature for the conducting of gouramy.
As bloodless animal ( poikilotermal ), fickle fish body temperature according to its ambient temperature with appropriate temperature tolerance range to support metabolism, growth, process egg inkubasi, food conversion, and resistensi to disease. Fish tolerance range to temperature [is] also determined by height of place, depth of water, and weather. [At] carp, temperature tolerance range gyrate 20 - 32 degree of Celcius. Temperature have an effect on to dissolve oxygen content. If/When high temperature hence oxygen to be freed into the air oxygen amount and excelsior will which [is] required [by] fish for the process of metabolism also progressively mount.

sumber : R. Eko Prihartono, 2004

Suhu kolam untuk budidaya gurame

Suhu kolam untuk budidaya gurame.
Sebagai hewan berdarah dingin (poikilotermal ), suhu tubuh ikan berubah-ubah sesuai suhu lingkungannya dengan batas toleransi suhu yang sesuai untuk menunjang metabolisme, pertumbuhan, proses inkubasi telur, konversi makanan, dan resistensi terhadap penyakit. Batas toleransi ikan terhadap suhu juga ditentukan oleh ketinggian tempat, kedalaman air, dan cuaca. Pada gurami, batas toleransi suhu berkisar 20 - 32 derajat Celcius.
Suhu berpengaruh terhadap kandungan oksigen terlarut. Bila suhu tinggi maka oksigen yang akan dibebaskan ke udara akan semakin tinggi dan jumlah oksigen yang dibutuhkan ikan untuk proses metabolisme juga semakin meningkat.

sumber : R. Eko Prihartono, 2004

pencinta ikan Arwana

Oleh Para pencinta ikan, Arwana (Scleropages spp.) dianggap sebagai ikan kayangan dan merupakan titisan dewa.
Arwana garis naga yang dalam bahasa mandarin disebut Le Tiaw Lung misalnya, diyakini dapat membawa keberuntungan.
Pada awalnya arwana (dragon fish) ditemukan oleh ilmuwan Jerman Muller dan Schlegel sekitar 100 tahun yang lalu di Amerika
Serikat. Mereka tertarik karena keindahannya, dan diberi nama Osteoglossum formosum. Kemudian pada tahun 1913, dua ahli zoologi Belanda Max Weber dan LF de Beaufort mengubah nama arwana merah menjadi Scleropages formusus.
Jenis ini banyak ditemukan di Indonesia, dan yang paling unggul adalah Super Red Arowana. Di ASEAN, arwana yang termasuk
ke dalam ikan primitif memiliki berbagai nama lokal seperti: Ikan Naga, Saratoga, Pla Tapad, Kelesa, Siluk, Kayangan, Peyang,
Tangkeleso, Aruwana, atau Arowana.

Fosil ikan ini ditemukan diberbagai tempat dan diduga berumur antara 10 -60 juta tahun tergantung pada spesies dan tempatnya. Ikan arwana terma­suk dalam ordo Malacopterygii dan famili Osteoglossidae, dengan karakteristik badan memanjang, sirip dubur terletak jauh di belakang badan.

Arwana Asia umumnya memiliki warna keperak-perakan. Terdapat empat variasi warna yaitu Arwana hijau ditemukan di Vietnam, Birma, Thailand, dan Malaysia, warna emas dengan ekor merah ditemukan di Indonesia, dan warna emas ditemukan di Malaysia. Di Kalimantan Barat ditemu­kan arwana berwarna merah, sedangkan di Sumatera Selatan berwarna hijau putih.

Jenis-Jenis arwana
1. Merah
Arwana merah dikelompokkan dalam 4 varietas, yaitu Merah Darah (Blood Red), Merah Cabai (Chili Red), Merah Orange (Orange Red), dan Merah Emas (Golden Red). Keempat varietas ini secara umum diberi julukan Super Red atau Merah Grade Pertama (First Grade Red), meskipun dalam perkem­bangannya super red lebih merujuk pada Merah Cabai dan Merah Darah. sedangkan dua varietas terakhir lebih sering di anggap sebagai super red dengan grade lebih rendah.

2. Golden (Cross Back, Cross Back Golden,CBG)
Golden varietas cross back merupakan bagian dari varietas arwana golden. Varietas ini dijumpai di berbagai tempat di Malaysia,
seperti Perak, Trengganu, Danau Bukit Merah dan Johor. Oleh karena itu, arwana jenis ini sering diberi julukan sesuai dengan tempat asalnya, seperti Golden Pahang, Bukit Merah Blue atau Malaysian Gold. Disebut sebagai cross back, karena varietas ini saat dewasa memiliki warna emas penuh hingga melewati punggungnya. Varietas ini harganya relatif lebih mahal bahkan paling tinggi dibandingkan lainnya karena termasuk jarang ditemui.

CBG dibagi menjadi beberapa kelas berdasarkan warna dasar sisik, yaitu Purple-Based (warna dasar ungu), Blue-Based (warna dasar biru), Gold Based (warna dasar emas), dan Silver-Based (warna dasar perak). Arwana Gold dengan warna dasar emas diketahui dapat mencapai warna penuh pada usia lebih muda dibandingkan dengan varietas lain.

3. Golden (Ekor Merah, Red Tail Golden, RTG)

Jenis ini merupakan verietas dari arwana golden dan sering disebut sebagai Arwana Golden Indonesia (Indonesian Golden Arwana). Varietas ini banyak dijumpai di daerah Pekanbaru, Sumatera. Berbeda dengan Cross Back Golden (CBG), warna emas pada verietas ini tidak akan berkembang hingga melewati punggung namun hanya akan mencapai baris ke empat sisik atau kadang dapat mencapai baris ke lima (baris sisik dihitung dari bawah, perut). seperti halnya verietas cross back. warna dasar sisik RTG seringkali biru, hijau, atau emas. Begitu pula dengan warna bibir, ekor, dan sirip, kedua varietas ini memiliki keragaan yang sangat mirip. RTG muda memiliki warna lebih kusam dibandingkan dengan varietas cross back muda.

Sumber : Warta Pasar Ikan,
Direktorat Pemasaran Dalam Negeri
Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan
Indonesia, 2007

Rabu, 03 September 2008

catfish go up pamour

catfish Of group fish have moustache [ to] [is] catfish ( Clarias Spp).
having various epithet among others [is] fish walking because in a condition unpleasantly, lele have migratory ability to other pool by " walking" going to new location. Besides, other epithet [is] as fish terminator effect of in character as predator, attacker even as murderer to its prey.

catfish. catfish represent big fish of set of relatives of Clariidae distinguished with flimsy and wide head form and also long body with fin ' what is long also [in] back and [in] part of anal stomach till. catfish have colour variation [of] which strarting many from is black, brown and grey. albino catfish expand as collection of devotee and become entertainer [in] aquarium. Conservancy of catfish better be majored, because other fish can be dined by catfish having the character of carnivore and have ability attack, killing and dining [is] same fairish other type fish which reside in nearness. catfish have ability dine food in number many till its tubby stomach, and afterwards catfish can fast till few days.

genitals type of catfish easy differentiated by perceiving part of dorsal fin, male have some dark blot while female [do] not. Besides, masculine colour generally more " multitude". catfish think much of environment a few/little acid of ber pH 6,5 - 7 and [at] warm temperature. Easy Catfish [is] conducting, big quickly, hold up to disease, strong in a condition is less [of] water and also hold up to stay in density which high relative. Some type of catfish which [is] conducting for example anticipated Clarias bratachus come from South-East Asia and Asia South of[is Name of the differ from type of catfish the [is] Silurus bratachus, Clarias Magur, Clarias Puntatus, Clarias Assamensis, Macropteronotu Bratachus and of Macropteronotus magur.

Besides, in Indonesia there are other type catfish which have ancestor of African that is dumbo catfish or of Clarias gariepinus. Which many conducting and consumed [by] human being [is] dark brown or black chromatic catfish. Name of catfish used by almost entire/all society tribe in Indonesia. So also with Malaysia which also mention catfish or sometime fish rivet or kelly fish. Other again [in] Philipina there are 6 local name of catfish that is: hton, batukan, alimudan, hito, ito, kawatsi, and paltat. [In] Thailand, lele conceived of [by] bottom, duk pla, draught duk pla, duk pla and jued nam duk pla and of pla juen nam duk.

More than a decay ago, in Indonesia conducting of catfish not yet been strived extended and commercial as effort especial economics. catfish representing many effort peripheral of popular chicken livestock with term of longyam, chicken balong, that is conducting of lele [done/conducted] [by] [in] pool which located in under chickenrun exploit some of chicken dirt as pakan. Though before sold, [is] generally [done/conducted] [by] fasting or depurasi of catfish [in] clear pool, just to remain to be fixed leave unfavourable image. Some of society which only knowing conducting practice of lele like that feel to shy at to consume and as a result catfish only saleable to economic faction society lower because its price [is] reached or by society which [do] not know [is] at all practice its conducting.

Nowadays catfish have many conducting [in] various area with professional enterpasing pattern with special pakan and [shall] no longger rely on chicken dirt. Exploiting excellence of biologis had [by] catfish, effort this area have come to the source of production promising to society owning farm [do] not too wide [of] and or with source of limited water. Even [in] some area of sentra lele like Boyolali, have happened conversion usage of farm of paddy production become the effort conducting of catfish because more beneficial from economic facet. Catfish Pecel Pioneer Of Marketing of Society Indonesia specially [in] Java, Sumatra and of Kalimantan have old recognize fish of lele as salutary lauk. Of continued story between generation, benefit of catfish [is] as drug anti stress and brittle preventative [of] bone him ( osteoporosis).

[Is] expected immediately there [is] result of research about content of gizi and also benefit of catfish to health of human being body. Initialy, catfish pasokan [in] market only reliing on capture of nature before finally conducting of catfish in such a way expand so that nowadays majority of pasokan [in] market come from result of conducting. Popular during the time higher catfish [in] Java, compared to other area, but passing network pecel of catfish [do] not closed possibility of lele will be more be popular [in] other places.

Catfish Pecel, or pecak of catfish [is] catfish fried and whilst heat to be dined with warm rice with fresh vegetable and of sambal terasi. Original cookery [of] The East Java can be accepted by tongue some of Indonesia society. The example [in] Town Field, tent booth selling menu pecel of catfish earn society mengedukasi of Minang which initialy only recognizing cookery which using many coconut mink nowadays start can accept new menu. Alhasil, sold catfish each;every night always [is] [used up/finished] sold.

source of : fish market news, directorate marketing of home affairs, processing dirjen and marketing of fishery result, departmental [of] oceaninc and fishery of Indonesia, 2007.

lele naik pamor

Dari kelompok ikan berkumis alias catfish, lele (Clarias spp)

mempunyai berbagai julukan diantaranya adalah walking fish karena dalam kondisi tidak menyenangkan, lele mempunyai kemampuan berpindah ke kolam lain dengan cara "berjalan" menuju lokasi baru. Selain itu, julukanlainnya adalah sebagai terminator fish akibat sifatnya sebagai predator, penyerang bahkan sebagai pembunuh bagi mangsanya.

Serba Serbi Lele
Lele merupakan ikan besar dari famili Clariidae yang dicirikan dengan bentuk kepala lebar dan pipih serta badan panjang dengan sirip 'yang juga memanjang di punggung dan di bagian perut hingga anal. Lele mempunyai variasi warna yang banyak mulai dari hitam, abu-abu dan coklat. Lele albino berkembang sebagai koleksi dari pehobi dan menjadi penghibur di aquarium.
Pemeliharaan lele sebaiknya dikhususkan, karena ikan lain dapat disantap oleh lele yang bersifat karnivora dan mempunyai kemampuan menyerang, membunuh dan menyantap ikan jenis lainnya berukuran sama yang berada di dekatnya. Lele mempunyai kemampuan menyantap pakan dalam jumlah banyak hingga perutnya gendut, dan setelah itu lele mampu berpuasa hingga beberapa hari.

jenis kelamin lele mudah dibedakan dengan mengamati bagian sirip dorsal, jantan mempunyai beberapa bintik gelap sedangkan yang betina tidak.

Selain itu,warna jantan umumnya lebih "ramai". Lele menyenangi lingkungan sedikit asam ber pH 6,5 — 7 dan pada suhu yang hangat. Lele mudah dibudidayakan, cepat besar, tahan terhadap penyakit, kuat dalam
kondisi yang kurang air serta tahan berada dalam kepadatan yang relatif tinggi.
Beberapa jenis lele yang dibudidayakai antara lain Clarias bratachus yang diduga berasal dari Asia Tenggara dan Asia Selatan Nama lain dari jenis lele tersebut adalah Silurus bratachus, Clarias magur, Clarias puntatus, Clarias assamensis, Macropteronotu bratachus dan Macropteronotus magur.

Selain itu, di Indonesia terdapat lele jenis lain yang mempunyai leluhur dari Afrika yaitu lele dumbo atau Clarias gariepinus. Yang banyak dibudidayakan dan dikonsumsi manusia adalah lele berwarna hitam atau coklat gelap.

Nama lele digunakan oleh hampir seluruh suku masyarakat di Indonesia. Begitu pula dengan Malaysia yang juga menyebut lele atau kadang-kadang ikan keling atau ikan keli. Lain lagi di Philipina terdapat 6 nama lokal dari lele yaitu: hton, batukan, alimudan, hito, ito, kawatsi, dan paltat. Di Thailand, lele disebut sebagai pantat, pla duk, pla duk dam, pla duk dan, pla duk nam jued dan pla duk nam juen.

Lebih dari dasawarsa silam, di Indonesia budidaya lele belum diupayakan secara meluas dan komersial sebagai usaha ekonomi utama. Lele banyak merupakan usaha sampingan dari ternak ayam yang populer dengan istilah longyam, balong ayam, yaitu budidaya lele dilakukan di kolam yang terletak di bawah kandang ayam memanfaatkan sebagian dari kotoran ayam sebagai pakan.

Meskipun sebelum dijual, umumnya dilakukan depurasi atau pemuasaan lele di kolam yang jernih, tetap tetap saja meninggalkan citra yang kurang baik. Sebagian masyarakat yang hanya mengetahui praktek budidaya lele seperti itu merasa enggan untuk mengkonsumsi dan akibatnya lele hanya laku bagi masyarakat golongan ekonomi rendah
karena harganya terjangkau atau oleh masyarakat yang tidak mengetahui sama sekali praktek budidayanya.
Kini lele telah banyak dibudidayakan di berbagai daerah dengan pola pengusahaan yang profesional dengan pakan yang khusus dan tidak lagi mengandalkan kotoran ayam. Memanfaatkan keunggulan biologis yang dimiliki lele, usaha bidang ini telah menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan bagi masyarakat yang memiliki lahan tidak terlampau luas ataupun dengan sumber air yang terbatas. Bahkan di beberapa daerah sentra lele seperti Boyolali, telah terjadi konversi penggunaan lahan dari produksi padi menjadi usaha budidaya lele karena lebih menguntungkan dari segi ekonomi.
Pecel Lele Perintis Pemasaran
Masyarakat Indonesia khususnya di pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan telah lama mengenal ikan lele sebagai lauk yang menyehatkan. Dari cerita yang diteruskan antar generasi, manfaat lele adalah sebagai obat anti stress dan pencegah pengeroposan tulang (osteoporosis).

Diharapkan segera ada hasil penelitian tentang kandungan gizi serta manfaat lele bagi kesehatan tubuh manusia.
Semula, pasokan lele di pasar hanya mengandalkan tangkapan dari alam sebelum akhirnya budidaya lele sedemikian berkembang sehingga kini mayoritas pasokan di pasar berasal dari hasil budidaya. Selama ini kepopuleran lele lebih tinggi di pulau Jawa, dibandingkan dengan daerah lain, tetapi melalui jaringan pecel lele tidak tertutup kemungkinan lele akan lebih populer di tempat-tempat lain.
Pecel lele, atau pecak lele adalah lele digoreng dan selagi hangat disantap bersama nasi hangat dengan lalap dan sambal terasi. Masakan asli Jawa Timur tersebut dapat diterima oleh lidah sebagian masyarakat Indonesia. Contohnya di Kota Padang, warung tenda yang menjual menu pecel lele dapat mengedukasi masyarakat Minang yang semula hanya mengenal masakan yang banyak menggunakan santan kini mulai dapat menerima menu baru tersebut. Alhasil, lele yang dijual setiap malam selalu habis terjual.
sumber : warta pasar ikan
direktorat pemasaran dalam negeri, dirjen pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, departemen kelautan dan perikanan Indonesia, 2007

Selasa, 02 September 2008

Kura-kura Daun, Kura-kura Sulawesi (Leucocepalon yuwonoi)



Kura-kura Daun, Kura-kura Sulawesi (Leucocepalon yuwonoi)
Sebaran: Sulawesi
Status: CITES - Apd. II, IUCN - genting sumber : Warta Pasar Ikan,
Direktorat Pemasaran Dalam Negeri Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan Indonesia, 2007
Sumber gambar LIPI
-
-
-
Kura-kura Daun, Kura-kura Sulawesi (Leucocepalon yuwonoi) Sebaran: Sulawesi Status: CITES - Apd. II, IUCN - genting
sumber : Warta Pasar Ikan, Direktorat Pemasaran Dalam NegeriDirektorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan Indonesia, 2007 Sumber gambar LIPI