Tampilkan postingan dengan label Perlengkapan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perlengkapan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Februari 2012

Ide Bisnis | Bisnis Laundry Kiloan

Di daerah Jogja, hampir setiap sudut gang saya menemukan bisnis laundry kiloan. Waktu saya ada kerjaan di luar kota pun, saya juga menemukan usaha laundry kiloan ini bertebaran di sudut-sudut kota.

Bahkan di pedesaan-pun, saya menemukan usaha binatu, hanya saja beberapa diantaranya masih manual. Belum menggunakan mesin cuci. Karena banyak sekali yang tertarik untuk masuk ke jenis usaha yang satu ini, maka saya akan ulaskan secara umum.

Sebagai gambaran awal, saya ambil perhitungan market share dari artikel situs lain. Sayangnya saya lupa apa nama situsnya, berhubung sudah lama sekali saya membaca artikel bisnis laundry kiloan dari  situs tersebut.


Situs tersebut mengambil sampel kota Jakarta. Di kota Jakarta, kata situs tersebut, memiliki populasi penduduk kurang lebih 8 juta orang dengan perkiraan jumlah kepala keluarga sejumlah 2 juta orang. Menurut situs itu juga, pasar usaha laundry kiloan di Jakarta yang baru tergarap jumlahnya sekitar 5.000 kepala keluarga.

Nah, bila masing-masing keluarga di Jakarta tersebut rata-rata punya empat orang anggota keluarga dengan cucian 1,5 kilogram per hari, maka dalam satu hari ada sekitar 7,5 ton pakaian warga Jakarta yang dicuci. Dan perkiraan nilai nominalnya kira-kira setara dengan 3 miliar rupiah per bulan.

Itu baru dari jenis pasar atau segmen pasar keluarga. Belum untuk segmen hotel dan restoran. Ada beberapa hotel yang meski mempunyai jasa binatu sendiri, mereka juga menggunakan jasa binatu luar untuk sprei, sarung bantal, atau taplak meja.

Dan dari data yang saya dapat dari situs tersebut, untuk 2,3 juta kamar di Jakarta, rata-rata 40% urusan cucian ini diboyong untuk dicucikan di luar hotel. Maka jasa binatu bisa memperoleh 4,6 miliar rupiah per hari dari cucian hotel itu. Secara umum, hal ini juga berlaku di kota-kota lain. Lumayan kan?

Nah, kalau untuk model bisnis laundry kiloan-nya, saya akan bahas metode yang digunakan Bunga Laundry. Ownernya bernama mbak Nanik.

Alasan saya menggunakan Bunga Laundry sebagai sampel usaha binatu yang akan saya bahas adalah pertama, Bunga Laundry mempunyai cara khusus untuk menjangkau  pilihan segmen pasar-nya yang boleh saya bilang unik, jitu tapi sederhana. Kedua, Bunga Laundry dekat dengan kantor usaha saya, jadi lebih mudah untuk mewawancarainya, ha..ha..ha..

Berhubung jenis konsumen yang mereka ambil adalah tipe orang yang senang cuciannya bersih dan wangi, maka mereka bagi menjadi dua cara pencuciannya. Jadi selain menggunakan mesin cuci, setiap putaran mesinnya, mbak Nanik selalu mengecek tiap pakaian yang dicucinya. Jika masih ada yang kurang bersih, akan dikucek manual. Terutama dibagian lipatan dan kerah.

Kemudian untuk baju yang tipis, 100% dikerjakan tangan manusia. Mungkin biar nggak rusak atau cepat aus bajunya. Kemudian pakaian putih, hitam dan yang berwarna disendiri-sendirikan. Jadi nggak cuman yang luntur saja yang disendirikan.

Dan setiap kali menerima cucian dari pelanggan, untuk per potong pakaian dari per pelanggan diberi tanda sehingga pakaian antar pelanggan yang satu dengan yang lainnya tidak saling tertukar.

Tapi yang perlu anda perhatikan adalah jika anda akan meniru dan memodifikasi metode yang digunakan Bunga Laundry, anda harus paham bahwa segmentasi yang mereka bidik adalah konsumen yang sangat peduli dengan hasil yang bersih dan wangi. Jadi jika di daerah anda kebanyakan konsumennya lebih memperhatikan kecepatan waktu penyelesaian, sistem di atas mungkin tidak akan berjalan.

Jadi perhatikan benar-benar target yang anda bidik. Karena jika anda salah dalam membidik segmentasi pasar, diferensiasi yang anda punyai akan sia-sia. Anda bisa lakukan riset pasar dulu untuk membaca perilaku konsumen yang anda bidik. Ok, berikut ini simulasi perhitungan laba rugi peluang usaha laundry kiloan.

Pemasukan
Jasa pencucian : Rp. 250.000,00 x 30 hari = Rp. 7.500.000,00

Pengeluaran
Gaji 3 orang pegawai @Rp. 700.000,00 : Rp. 2.100.000,00
Listrik, air telepon : Rp. 750.000,00
Sabun, pewangi, pelembut : Rp. 1.150.000,00
Brosur dan Leaflet : Rp. 500.000,00
Sewa ruko di hitung per bulan : Rp. 500.000,00
Total Pengeluaran : Rp. 5.000.000,00

Keuntungan
Rp. 7.500.000,00 – 5.000.000,00 = Rp. 2.500.000,00
Bagaimana sekarang? Sudah ada gambaran tentang tips memulai bisnis laundry kiloan kan?


Sumber : dokterbisnis.net

Ide Bisnis | Bisnis dan Peluang Usaha Produsen Batako

Belum lama ini di Jogja banyak proyek perumahan serta pembangunan kampus yang membuat pemda Sleman membuat kebijakan untuk membangun sumur resapan.

Saya tidak tahu kalau di kota lain apakah kebijakannya juga seperti itu. Tapi yang jelas, ada satu peluang yang mungkin jarang diliput yang ada hubungannya dengan kebijakan tersebut, yaitu produsen material bangunan.

Padahal untungnya lumayan, bisa sampai 30%. Kayak usaha makanan saja ya… Produknya banyak. Anda bisa memproduksi buis beton, konblok, batako atau graceblok. Sudah tahu graceblok kan? Graceblok itu konblok segi enam yang berlubang untuk tumbuh rumput.


Ok, mari kita jajaki produk material bangunan jenis buis beton dan konblok. Soalnya kalau yang graceblok dan batako saya belum punya literatur yang pas, ha..ha..ha..



Proses pembuatan masing-masing produk tidak jauh berbeda, kecuali penggunaan ukuran takaran semen dan sirtu. Misalkan untuk konblok, takaran  pasir-semen adalah 2 : 1 untuk permukaan atas konblok supaya permukaan terlihat lebih halus dan rapi. Untuk badan utamanya 6 : 1.

Sedangkan untuk buis beton, 1 sak semen bisa anda gunakan untuk 3 buah buis diameter 100cm. Gambaran umum proses pembuatannya sebagai berikut. Setelah semen dan pasir (sirtu, untuk bahan baku buis) anda campur sesuai dengan masing-masing takaran, anda masukkan ke dalam cetakan.

Bisa dengan menggunakan cetakan press maupun manual. Kemudian anda pindahkan dan anda atur di tempat pengeringan. Khusus untuk buis bisa langsung anda cetak di tempat pengeringan.

Proses pengeringan untuk konblok dibutuhkan kurang lebih 3 hari. Untuk batako maksimal sekitar 1 minggu dan buis beton butuh waktu 1 minggu dalam kondisi panas terik dan 2 minggu dalam kondisi biasa.

Untuk harga, anda bisa lihat list-nya berikut ini, tentunya disesuaikan dengan kota dimana anda tinggal. Anda bisa lakukan riset pasar sebentar dengan melihat harga yang ditawarkan pesaing anda. Anda bisa lakukan prinsip ATM juga untuk membuat produk anda lebih kuat dan bersaing.

1. Buis Beton






2. Batako


3. Konblok



4. Graceblok


Tak ada gading yang tak retak. Begitu pula bisnis ini. Selalu ada kendala yang harus anda hadapi. Kendala yang perlu anda waspadai adalah harga semen yang cukup tinggi.

Kendala lainnya adalah musim hujan. Musim hujan berpengaruh pada proses pengeringan buis. Mirip seperti usaha cuci motor ya… Tantangan lainnya yang akan anda hadapi adalah siklus permintaan. Karena mayoritas konsumen adalah masyarakat umum, kondisi dan budaya masyarakat setempat juga berpengaruh.

Misalkan saat bulan-bulan tertentu menjadi pantangan untuk melakukan proses pembangunan rumah. Saat musim ajaran baru juga mempengaruhi belanja konsumen yang lebih memprioritaskan biaya sekolah anaknya.

Simulasi Usaha Buis Beton
Perhitungan berdasarkan produksi buis sebanyak 300 buah

Pendapatan
Penjualan Buis beton : 300 buah x Rp. 70.000,00 = Rp. 21.000.000,00

Pengeluaran
Semen : 100 sak x Rp. 40.000,00 = Rp. 4.000.000,00
Sirtu : 21 rit x Rp. 300.000,00 = Rp. 6.300.000,00
Karyawan : 4 orang x Rp.4.500 x 300 buah = Rp. 5.400.000,00
Sopir dan kuli angkut : 2 orang x Rp.32.500 x 7 hari = Rp. 455.000,00
Total Pengeluaran : Rp. 16.155.000,00

Keuntungan Bersih
Rp. 21.0000.000,00 – Rp. 16.155.000,00 = Rp. 4.845.000,00

Sumber : dokterbisnis.net

Ide Bisnis | Bisnis Pernak Pernik Wanita

Salah satu segmentasi pasar yang mempunyai prospek yang bagus untuk anda bidik adalah wanita. Survei membuktikan bahwa jumlah wanita lebih banyak daripada pria.

Mereka sangat menyukai pernak-pernik atau aksesoris yang bisa membuat mereka terlihat cantik. Tidak peduli apakah target pasar anda anak-anak, remaja atau wanita dewasa, mereka tetap pemburu asesoris dan pernak pernik.

Dan salah satu aksesoris atau pernak-pernik yang menjadi incaran para “woman” tersebut adalah tas tangan. Biasanya dipakai untuk acara pertemuan atau acara pernikahan. Model dan jenis bahannya bermacam-macam, mulai dari kulit binatang sampai batok kelapa. Berhubung jenis tas tangan itu puluhan bahkan ratusan, kali ini yang akan saya “lontarkan” adalah tas mote.


Tas mote ini mempunyai ciri khusus, yaitu ujung-ujungnya berjumbai dan beruntaian mote. Saya tahunya dari temannya teman saya (ruwet ya…). Beliau adalah seorang pengusaha tas mote. Namanya Taufik Nur Hidayat, bukan pebulu tangkis, berasal dari daerah Polanharjo Klaten.

Bahan baku utama yang diperlukan di usaha ini adalah kain, mote, dan fayet. Semua bahan ini sekarang bisa diperoleh di dalam negeri. Sengaja saya sebutkan karena dulu mote yang ada di Indonesia berasal dari negara Taiwan. Beberapa tahun yang lalu berdiri pabrik yang memproduksi mote di Tangerang. Ok, balik lagi ke topik kita kali ini.

Harga kain setiap yar-nya adalah 4.500 rupiah. Dengan ukuran segitu, anda bisa memproduksi tas mote sebanyak 2 buah. Kalau motenya bisa anda beli dengan harga 8 ribu rupiah per pon. Bisa anda gunakan untuk memproduksi tas sebanyak 2 buah. Fayetnya mempunyai harga lebih tinggi dibandingkan dengan bahan yang lainnya. Harganya 21 ribu rupiah per pon, bisa untuk memproduksi tas sebanyak 10 buah.

Nah, kalau anda tertarik menjalankan bisnis ini, ada beberapa tips dari mas Taufik seputar tenaga kerja. Tipsnya adalah anda bisa bekerjasama dengan masyarakat sekitar anda dengan upah yang bervariatif. Upahnya berkisar antara 3 ribu rupiah sampai 8 ribu rupiah per tas.

Selain bekerjasama dengan masyarakat sekitar anda harus mempekerjakan 4 orang yang bertugas sebagai tukang lem. Tapi ingat, anda harus selektif dalam memilihnya. Anda bisa baca artikel saya tentang cara memilih karyawan.

Gaji mereka rata-rata digaji 20 ribu rupiah per orang per hari. Tapi ini hanya sebagai patokan saja. Jadi anda harus melihat rata-rata gaji buruh di daerah anda.

Sebagai gambaran saja, mas Taufik bisa menghasilkan paling sedikit seribu buah tas mote sebulan. Harga jual yang dia kenakan kepada pembeli partai adalah 6ribu rupiah sampai 25 ribu rupiah. Omset terendah yang dia peroleh adalah 50 juta rupiah dan tertinggi 100 juta rupiah.

Unutk masalah kendala, ada 2 hal yang perlu anda perhatikan. Pertama, apabila ada lonjakan permintaan, biasanya terjadi kekurangan tenaga kerja untuk menyelesaikan pesanan. Biasanya terjadi di waktu mendekati hari raya.

Kedua, kendalanya adalah persaingan yang ketat. Dan ini yang terberat karena berkaitan denganpenentuan harga jual produk dan keuntungan yang bisa anda dapat. Dulu mas Taufik biasa mengambil keuntungan antara 25% sampai 30%. Sekarang, untung yang bias diambil antara 10%-15%”.

Simulasi Keuntungan Usaha

Pemasukan
Penjualan Tas Mote : 1000 tas x Rp. 25.000,00 = Rp. 25.000.000,00

Pengeluaran
Kain : 500 yar x Rp. 4.500,00 = Rp. 2.250.000,00
Mote : 500 pon x Rp. 8.000,00 = Rp. 4.000.000,00
Fayet : 100 pon x Rp.21.000,00 = Rp. 2.100.000,00
Pengerjaan tas : 1.000 tas x Rp. 8.000,00 = Rp. 8.000.000,00
Pengerjaan Pengeleman : 4 orang x Rp. 600.000,00 = Rp. 2.400.000,00
Total Pengeluaran : Rp. 20.750.000,00

Keuntungan
Rp. 25.000.000,00 – Rp. 20.750.000,00 = Rp. 4.250.000,00

Sumber : dokterbisnis.net

Ide Bisnis | Bisnis Developer Properti Tanpa Modal Besar

Meneruskan artikel saya yang telah lalu tentang alasan menekuni usaha properti, banyak yang berpendapat bahwa bisnis developer properti sarat dengan modal dan manajemen yang kompleks.

Tidak ada yang salah dengan pendapat tersebut, apalagi apabila kita mengacu kepada pengusaha sekelas Ciputra, Agung Podomoro, Bakrie Land atau bahkan Donald Trump.

Bahkan tidak jarang ada yang berpendapat bahwa bisnis developer properti adalah bisnis keturunanatau warisan. Sebelum lebih jauh, saya coba sarikan dari buku The Property Developer, buku yang tidak dijual bebas di toko-toko buku, tentang dasar-dasar alasan menekuni bisnis developer properti. Antara lain :


Properti adalah Sektor Riil

Sektor riil adalah sektor bisnis yang fundamental untuk pembangunan sebuah negara karena tingkat penyerapan tenaga kerja, investasi jangka panjang sehingga mendorong peningkatan dari sisi konsumsi serta investasi dan perekonomian akan bergerak.

Properti adalah salah satu sektor riil dengan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak sehingga bisa meningkatkan perekonomian suatu negara. Walau tidak cepat, tetapi cukup berhasil.

Lebih 100 Bisnis Terkait di Dalamnya

Bisnis developer properti juga mendorong bisnis-bisnis lainnya, seperti yang tertulis di KOMPAS edisi 22 Oktober 2009 yang menggambarkan 104 bisnis yang terkait di dalam bisnis properti.

Modal Relatif Kecil

Dalam benak mayoritas orang, bisnis property membutuhkan modal yang sangat besar. Misal, modal membangun 1 rumah sebesar 60 juta, jika 1 kawasan terdapat 10 rumah maka butuh modal 600 juta! Belum lagi untuk pembelian lahan, pembangunan fasilitas dan sebagainya.

Jika cara berhitungnya demikian, tidak salah. Namun sebenarnya modal besar tersebut bisa disiasati dengan negosiasi. Intinya berbagi beban modal, entah dengan pemilik tanah, investor, kontraktor bangunan, supplier material, konsumen dan sebagainya.

Teknisnya? Jika ada waktu dan kesempatan, insya Allah akan saya rinci pada tulisan berikutnya. Atau jika anda sudah tidak sabar, silakan baca buku The Property Developer.

Manajemen yang Sederhana

Manajemen developer properti bisa disiasati dengan manajemen yang sederhana. Sekarang kan jamannya outsourching, bung. Nah, banyak pekerjaan yang bisa anda limpahkan kepada tenaga ahli yang sesuai bidangnya.

Misalnya, ketika memulai perencanaan bisnis, anda bisa gunakan jasa konsultan perencanaan dan arsitek. Memasuki pekerjaan pembangunan, anda bisa serahkan pekerjaan ini kepada kontraktor bangunan. Bahkan saat pemasaran, anda bisa gunakan jasa marketing agent.

Dari segi biaya, beban biaya tetap dapat ditekan. Dari sisi biaya variabel cenderung meningkat dan sisi positifnya biaya menjadi lebih pasti. Begitu pula target keuntungan lebih pasti. Anda tinggal memposisikan diri sebagai manajemen developer yang bertugas sebagai pengatur atau pengelola pekerjaan-pekerjaan yang dikerjakan oleh tenaga-tenaga ahli.

Mudah, Bisa Dikerjakan oleh Orang dengan Berbagai Latar Belakang

Coba anda cek ke beberapa perusahaan developer, tak jarang anda temui latar belakang pengusahanya berbeda dengan bidang yang digelutinya.

Kuncinya, anda harus pandai bermanajemen yang baik. Karena pada kenyataannya, seorang pengusaha adalah pengatur atau pengelola pekerjaan-pekerjaan yang dilaksanakan oleh orang lain yang terkait dengan bisnisnya.

Semoga pada kesempatan lain saya bisa merinci poin-poin diatas. Akan lebih bagus jika anda membaca langsung buku The Property Developer dimana anda akan belajar kepada ahlinya di bidang bisnis developer properti yang sudah terbukti berhasil.

Sumber : dokterbisnis.net

Sabtu, 11 Februari 2012

Ide Bisnis | Bisnis Dengan Investasi Murah Dan Menguntungkan

Ada berbagai ide bisnis dengan investasi murah jika anda mau mencarinya. Ingatlah bahwa jika anda mau menghabiskan sedikit investasi waktu dan komitmen untuk memulai bisnis, ini selalu akan menjadi besar.
Berikut adalah ide-ide bisnis favorit saya yang bisa anda gunakan, ini adalah peluang bisnis tanpa resiko atau bisa dikatakan minim resiko :



  1. Pakaian organik. Ini benar-benar permintaan pasar yang sedang hot sekarang ini. Anda bisa mencari kain yang harganya murah, kemudian menyewa penjahit untuk mendesain.
  2. Membangun blog. Ini sangat mudah dan hampir gratis. Yang perlu anda lakukan adalah membeli domain dan hosting. Cara untuk memangkas biaya dan menghasilkan keuntungan adalah cukup mempromosikan produk orang lain.
  3. Menjadi konsultan. Jika anda saat ini adalah seorang pengacara atau akuntan, kenapa tidak menawarkan jasa anda secara online dan memberikan harga diskon?
  4. Menyediakan makanan mentah. Ini adalah ide bisnis lain yang berpeluang profitable. Banyak orang yang ingin mendapatkan bahan makanan organik berharap bisa dikirim ke rumah mereka.
  5. eBay. Banyak orang membuang sampah yang sebenarnya bisa menguntungkan jika anda jual di eBay. Perhatikan sekeliling anda!
  6. Menjadi VA. Standby untuk menjadi “virtual asisten”. Ini pada dasarnya sama dengan asisten pribadi tapi secara online.
  7. Bisnis Musiman. Pikirkan cara anda mendapat uang di hari raya, natal, valentine dsb. Pikirkan tentang menjual baju muslim, pohon natal, dll. Anda bisa menghasilkan uang dalam waktu singkat kemudian bersantai.
  8. Makanan dalam mobil. Jika anda memiliki sedikit uang, mengapa tidak memulainya dengan Taco truck atau semacamnya?
  9. Freelancing. Ada banyak situs di luar sana yang sedang mencari penulis yang baik.
  10. Outsorcing. Jika anda memiliki banyak relasi dengan berbagai perusahaan, anda bisa membuat jasa outsorcing. Dan nantinya anda juga bisa memperkerjakan orang lain untuk mengerjakan tugas-tugasnya.
  11. Sumber : idebisnisrumahan.com