Tampilkan postingan dengan label Tanaman Blacklist. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Blacklist. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Februari 2012

Mengenal 10 Turunan Pohon Ganja

Ganja adalah bahan psikotropika yang terlarang, jangankan memiliki, memakai saja pun salah di mata hukum. Semua orang tahu ganja adalah barang terlarang namun belum tentu semua orang tahu bentuk pohon ganja. Itulah yang menjadi pertanyaan saya selama ini, bagaimana membedakan pohon ganja dengan pohon biasa. Jadi sebenarnya seperti apakah pohon ganja tersebut? Sebenarnya banyak sekali jenis-jenis dari ganja, namun dalam postingan kali ini kita mengulas 10 turunan pohon ganja yang paling top:
1. Big Bud
blog-apa-aja.blogspot.com
Ini adalah jenis unggul pohon ganja, dengan daun lebat, lebih banyak juga ganja yang dihasilkan. Bisa tumbuh tinggi dan cocok dikembangkan indoor. Selain itu bunganya juga indah
2. Ice
blog-apa-aja.blogspot.com
Bentuknya mirip daun yang mengkristal, ini juga salah satu jenis pohon ganja yang terkenal, pernah memenangkan penghargaan Cannabis Cup tahun 1998
3. Skunk #1
blog-apa-aja.blogspot.com
Untuk jenis ini dibudidayakan khusus di dalam ruangan.
4. Northern Lights
blog-apa-aja.blogspot.com
Keunggulan ganja satu ini adalah mudah ditanam, mudah tumbuh di dalam ruangan, dan sekarang sedang diteliti manfaatnya untuk kesehatan.
5. New York City Diesel
blog-apa-aja.blogspot.com
Ganja satu ini tumbuh baik di dalam ruangan kecuali di iklim tropis, di dalam ruangan ganja ini bisa tumbuh setinggi 4 kaki, namun di luar ruangan bisa mencapai 12 kaki.
6. Lowryder
blog-apa-aja.blogspot.com
Lowryder termasuk pohon ganja berukuran mini sehingga bisa ditanam di pot, tingginya cuma 12 inchi. Pertumbuhannya pun cukup cepat, 2-3 minggu fase benih, dan 30-45 hari untuk berbunga. Dan yang paling penting ganja satu ini bisa beradaptasi dimana saja.RSS
7. Blueberry
blog-apa-aja.blogspot.com
Disebut blueberry karena menurut beberapa referensi dari internet, ketika pecandu menghirup ganja satu ini aromanya mirip blueberry, tumbuh bagus di luar ruang, namun butuh perawatan lebih.
8. AK-47
blog-apa-aja.blogspot.com
Kurang jelas kenapa disebut AK-47, mungkin berhubungan dengan aromanya, yang jelas ganja satu ini bisa tumbuh baik di dalam dan di luar ruangan.
9. Purple Power
blog-apa-aja.blogspot.com
Seperti semua keturunan ganja outdoor, Purple Power membutuhkan banyak matahari dan kehangatan, tetapi juga dapat tumbuh subur bahkan di cuaca kurang dapat diandalkan. Tanaman ini dapat mencapai ketinggian lebih dari 6 kaki di rumah kaca dan iklim selatan sedangkan di daerah beriklim sedang Purple Power rata-rata tumbuh sekitar 5 kaki.

10. Afghan
blog-apa-aja.blogspot.com
Ketika mendekati saat-saat panen tanaman ini menyebarkan bau mirip bensin, kuncupnya sendiri berminyak. diluar efek memabukkan tanaman ini diketahui berkhasiat untuk meredakan insomnia dan nyeri kronis

Selasa, 14 Februari 2012

8 Jenis Tumbuhan Bernilai Ekonomi Tinggi


1. Koka 
Tumbuhan Koka atau nama dengan latin Erythroxy coca merupakan tanaman yang menjadi bahan baku pembuatan obat bius yang lebih lazim kita sebut dengan kokain. Kokaina adalah senyawa sintetis yg memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat. Kokaina merupakan alkaloid. Tanaman koka sendiri berasal dari Amerika Selatan. Daunnya biasa dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.
Saat ini kokaina masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotika, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif. 


2. Opium
Opium, atau candu adalah getah bahan baku narkotika yang diperoleh dari buah candu (Papaver somniferum L. atau P. paeoniflorum) yang belum matang.
Opium merupakan tanaman semusim yang hanya bisa dibudidayakan di pegunungan kawasan subtropis. Tinggi tanaman hanya sekitar satu meter. Daunnya jorong dengan tepi bergerigi. Bunga opium bertangkai panjang dan keluar dari ujung ranting. Satu tangkai hanya terdiri dari satu bunga dnegan kuntum bermahkota putih, ungu, dengan pangkal putih serta merah cerah. Bunga opium sangat indah hingga beberapa spesies Papaver lazim dijadikan tanaman hias. Buah opium berupa bulatan sebesar bola pingpong bewarna hijau.
Morfin adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. Morfina bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan sakit. Efek samping morfina antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morfina juga mengurangi rasa lapar, merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morfina menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien ketergantungan morfina juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk.

3. white truffles
Mungkin di antara kita hanya sebagian kecil yang tahu bahwa di dunia ini ada sejenis jamur yang harga per ponnya (setara 0,5 kg) bisa mencapai 2.500 dolar AS atau sekitar Rp 17,5 juta. Dengan harganya yang “supermahal” itu, menjadikan jamur tersebut sebagai makanan termahal kedua setelah kaviar. Jamur ini disebut sebagai white truffles atau varian lain yang sedikit lebih murah dibawahnya, yaitu black truffles.

White truffle atau biasa juga disebut Alba Truffle berasal dari sebuah wilayah bernama Piedmont di Italia Utara. Jenis jamur ini juga bisa ditemukan di Kroasia, tepatnya di hutan Motovun di semenanjung Istria, sepanjang Sungai Mirna. 
 


4. Saffron
Kuma-kuma atau safron (saffron) adalah nama untuk rempah-rempah dari bunga Crocus sativus, sekaligus nama umum untuk tanaman Crocus sativus dari marga crocus famili Iridaceae.
Bunga kuma-kuma memiliki tiga kepala putik (stigma) yang terletak distal terhadap daun buah. Bagian tangkai putik, yang menghubungkan stigma dengan bagian bunga paling dalam, sering dikeringkan dan disebut safron yang dipakai sebagai bumbu masakan dan bahan pewarna.
Tanaman kuma-kuma berasal dari Asia Barat Daya, dan safron bertahan sebagai komoditas rempah menurut timbangan berat yang termahal di dunia selama beberapa dekade. Tanaman ini pertama kali dibudidayakan di sekitar Yunani.
Safron memiliki rasa khas sedikit pahit dan berbau harum seperti iodoform atau rumput kering yang disebabkan zat kimia bernama picrocrocin dan safranal. Safron mengandung crocin, salah satu bahan pewarna karotenoid yang membuat makanan menjadi kuning keemasan. Warna kuning terang safron menjadikannya sebagai rempah-rempah yang paling banyak dicari orang di dunia. Dalam pengobatan tradisional, safron digunakan sebagai obat berbagai macam penyakit.
Dalam bahasa Melayu, safron disebut koma-koma dan merupakan bumbu yang membuat nasi briyani (nasi beryani) menjadi berwarna kuning. Dalam bahasa Arab, safron ini disebut Za'faran (زَعْفَرَان), yang berasal dari kata aṣfar (أَصْفَر) yang berarti "kuning". Dalam bahasa Inggris ditulis sebagai saffron, diambil dari bahasa Perancis Kuna safran yang berasal dari bahasa Latin safranum.

5. Zaitun
Zaitun (Olea europaea) adalah pohon kecil tahunan dan hijau abadi, yang buah mudanya dapat dimakan mentah ataupun sesudah diawetkan sebagai penyegar. Buahnya yang tua diperas dan minyaknya diekstrak menjadi minyak zaitun yang dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan. Zaitun adalah anggota suku Oleaceae.
Banyak manfaat dari pohon zaitun ini. Selain buahnya yang enak, kayu dari pohon zaitun juga sangat bagus, keras dan indah. Selain untuk dimakan buah zaitun juga digunakan sebagai penyedap makanan. Apabila diperas buahnya, kita dapat memperoleh minyaknya. Minyak ini dapat digunakan sebagai bumbu salad dan belakangan banyak digunakan untuk bahan kosmetik yang dapat menjaga kelembaban dan kekencangan kulit sehingga diyakini dapat menjadikan kulit awet muda. 


6. Ginseng
Ginseng (Panax) adalah sejenis terna berkhasiat obat yang termasuk dalam suku Araliaceae. Ginseng tumbuh di wilayah belahan bumi utara terutama di Siberia, Manchuria, Korea, dan Amerika Serikat. Jenis ginseng tropis dapat ditemukan di Vietnam, yaitu Panax vietnamensis. Nama "ginseng" diambil dari bahasa Inggris, yang dibaca mengikuti lafal bahasa Kanton, jên shên, yang dalam bahasa Mandarin dibaca "ren shen", yang berarti duplikat manusia, karena bentuk akarnya yang kerap menyerupai manusia.
Ginseng sering kali digunakan dalam pengobatan tradisional. Akar tanaman ini dapat memperbaiki aliran dan meningkatkan produksi sel darah merah, serta membantu pemulihan dari penyakit. 


7.  Ganja 
Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).
Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagian Sadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum, dan dengan meminum Bhang. 


8. Nilam 
Nilam (Pogostemon cablin Benth.) adalah suatu semak tropis penghasil sejenis minyak atsiri yang dinamakan sama (minyak nilam). Dalam perdagangan internasional, minyak nilam dikenal sebagai minyak patchouli (dari bahasa Tamil patchai (hijau) dan ellai (daun), karena minyaknya disuling dari daun). Aroma minyak nilam dikenal 'berat' dan 'kuat' dan telah berabad-abad digunakan sebagai wangi-wangian (parfum) dan bahan dupa atau setanggi pada tradisi timur. Harga jual minyak nilam termasuk yang tertinggi apabila dibandingkan dengan minyak atsiri lainnya.
Tumbuhan nilam berupa semak yang bisa mencapai satu meter. Tumbuhan ini menyukai suasana teduh, hangat, dan lembab. Mudah layu jika terkena sinar matahari langsung atau kekurangan air. Bunganya menyebarkan bau wangi yang kuat. Bijinya kecil. Perbanyakan biasanya dilakukan secara vegetatif.


Jumat, 10 Februari 2012

Mengenal Dekat si Gele



Ganja (InggerisMarijuana) berasal dari pada sejenis pokok hem yang bergelar Cannabis sativa syn. Cannabis indica. Perkataan "Ganja" berasal dari bahasa Sanskrit yang memberimaksud "Resin/getah dari pokok berserabut". Ganja merujuk kepadadaun, batang, bunga dan biji benih kepada pokok Kanabis tersebut yangmengandungi resin dan selalunya dikeringkan (dengan menyalai) dahulu sebelumdigunakan. Ganja selalunya berwarna kehijauan hingga keperangan, dengan berbautengit dan boleh dimakan atau dihisap (tanpa atau bersama tembakau).
Ganja adalahtumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zatnarkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol)yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yangberkepanjangan tanpa sebab).
Ganja menjadisimbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanyadilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opiumjuga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yangdipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagianSadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untukmelakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipaChilam/Chillum, dan dengan meminum Bhang.
Bahan kimiapsikoaktif utama dalam marijuana ialah delta 9 tetrahydrocannibinol(THC). Ganja juga mengandungi banyak cannabinoid lain yang berkaitandengan THC. THC bersifat lilpofilik ( lilpophilic ) dan disimpan dalamlemak badan. Ini adalah antara sebab mengapa pengguna ganja kurang mengalamisimptom tarikan ( withdrawal ). THC mengambil masa berminggu mingguuntuk keluar dari badan manusia. THC mengikat pada reseptor CB1 yang dijumpaidi beberapa bahagian badan. CB1 banyak terdapat di ganglia basal dan sistemlimbik (sekumpulan struktur otak, termasuk amigdala, hipokamus dan hipotalamusyang berkaitan dengan aktiviti seperti autonomi, emosi, dan tingkah laku),selain ditemui di serebelum, dan sistem pembiakan manusia.
Reseptor CB2pula dijumpai dalam zon peralihan limpa dan tiada reseptor CB2 dalam sistemsaraf pusat (CNS). Apa yang menarik ialah jika dadah menjadikan CB2 sebagaisasaran, sudah pastilah penggunaan ganja dalam perubatan tidak mendatangkankesan kesan psikotropik. Tiada reseptor CB dijumpai dalam medula, bahagian otakyang mengawal pernafasan dan fungsi jantung. Kekurangan reseptor CB di medulaadalah punca mengapa pengguna ganja tidak mudah mati jika terlebih dos. NeilGoodman menyebut,
" Both subtypes (CB1 andCB2) belong to the seven transmembrane spannir receptor family with a sevena-helices spanning the cell membrane. The intracellular loops of the receptorprotein are involved with the G-proteins responsible for the transduction ofthe intercellular signal. This G-protein-coupled receptor causes the inhibitionof the enzymatic activity of adenylate cyclase responsible for the productionof cyclic adenosine monophosphate (cAMP) in the cell." [Neil Goodman,2003, erowid.org].
Reseptor CBterletak di dalam neuron presinaps. Seperti kata Kreitzer dan Regehr, apabilasalah satu penghantar biasa seperti glutamat atau GABA meransang neuronpostsinaps, neuron tersebut membebaskan bahan kimia cannabinoid (contohnya anandamide atau 2-AG). Penghantar tersebut kemudiannya kembalikepada neuron presinaps bagi mengurangkan penghasilan cannabinoid buatsementara waktu.
THC bolehmerencat keplastikan sinaps otak. Ini adalah disebabkan reseptor CB1 mengubahkeplastikan sinaps bersandar cAMP dan seterusnya menghalang pengambilan sinapsbaru dengan cara merencat penghasilan cAMP.
Pengambilan danmemiliki ganja adalah haram di kebanyakan negara, dan telah diselubungikontroversi mengenai penggunaannya dalam perubatan. Ganja mengandungi lebih 420bahan kimia dan kesannya kepada manusia bergantung kepada individu dan situasi.Ini menyebabkan kesan ganja agak sukar untuk diperhati dan dikaji.
Pokok ganjaialah herba tahunan yang tergolong dalam genus dioecious, keluarga Cannabaceae,dan order Rosales (dahulunya order Urticales). Dalam mengelaskanpokok ganja, kontroversi filogenetik berlaku sama ada pokok ganja yangditanam/dibiak datang dari satu spesis (Cannabis sativa) atau daripelbagai spesis (Cannabis indica, Cannnabis ruderalis atau Cannabisamericana).
Pokok ganjaboleh hidup dalam pelbagai iklim. Tumbuhan ini mempunyai serabut yang kuat yangdikenali sebagai gentian hem dan digunakan dalam industri tekstil. Biji pokokganja digunakan sebagai makanan burung mempunyai kandungan protein, asid lemakrantai panjang dan tenaga yang tinggi. Pokok ganja mengandungi bahanhalusinogenik dan bahan kimia aktif psikoaktif dan psikologi lain seperti cannabinoid.Putik/pucuk dan daunnya boleh digunakan untuk tujuan perubatan dan rekreasi.Penyediaan sebegini dipanggil Ganja. Ganja digunakan dengan cara menelannyaatau dengan cara menghisap bersama tembakau atau tanpa tembakau. Ada juga kejuyang dihasilkan berasaskan lemak ganja. Di beberapa negara di Eropah memberilembu tenusu makanan dari pokok kanabis kerana dipercayai ianya menggalakkanpengeluaran susu.

Fisiologi pokok ganja
Pokok ganjamembiak melalui percantuman seks. Pokok betina akan mengeluarkan putik yangboleh menghasilkan ratusan biji benih. Pokok jantan matang lebih awal daripadapokok betina. Walaupun gen menentukan jantina pokok, faktor sekeliling turutterlibat. Misalnya hermaphrodyte asli mempunyai dua jantina dan keduaduanya mandul. Namun, organ seks hermaphrodyte bukan asli bolehberfungsi sepenuhnya. Pendekatan ini digunakan dalam menyediakan biji benihkomersil. Biji benih betina dihasilkan dengan merawat hermaphrodytebetina yang kekurangan gen jantan dengan hormon.
Pokok ganjaboleh mengadakan proses fotosintesis, jadi pembesaran pohon ini tidakbergantung kepada pusingan malam untuk menyerap karbon dioksida. Pokok ganjaberupaya untuk berada dalam keadaan cerah selama 24 jam sehari (biasanya denganbantuan cahaya lampu), walaubagaimana pun penanam pokok ganja menggalakkantempoh rehat (gelap) supaya pokok tersebut tidak tertekan ( overstress). Pokok ganja mula berbunga apabila kegelapan melebihi 11 jam sehari dan bolehkekal sehingga 6 minggu.

Pemanfaatan
Tumbuhan ganjatelah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantungkarena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumberminyak.
Namun demikian,karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebihbernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempatdisalahgunakan.
Di sejumlahnegara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanamanganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalahvarietas yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atautidak ada sama sekali.
Sebelum adalarangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponensayur dan umum disajikan.
Bagipenggunanya, daun ganja kering dibakar dan dihisap seperti rokok, dan bisa jugadihisap dengan alat khusus bertabung yang disebut bong.

Budidaya
Tanaman iniditemukan hampir disetiap negara tropis. Bahkan beberapa negara beriklim dinginpun sudah mulai membudidayakannya dalam rumah kaca.
SYARAT PERTUMBUHAN
Iklim
1) Tanaman Ganja tumbuh subur pada kondisi tanah yang lembab
2) Pada umur 2,5 sampai 7 bulan atau lebih tanaman Ganja memerlukan sinar
    matahari. Dengan kata lain penanaman ganja dilakukan ditempat yang
    terbuka sehingga mendapat sinar matahari sepanjang hari.
3) Suhu udara optimum untuk budidaya tanaman ganja antara 20-35 oC.

 Media Tanam
1) Tanaman ganja paling cocok ditanam pada tanah yang subur, gembur dan
     banyak mengandung humus.
2) Tekstur tanah yang baik adalah lempung berpasir, liat berpasir dan tanah
     laterik.
3) Tanaman ganja dapat tumbuh pada keasaman tanah (pH) sekitar 4,3-7,4.
     Tetapi keasaman tanah (pH) optimum untuk ganjaadalah 6,8-7,0.
 Ketinggian Tempat
1) Jahe tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis dengan ketinggian 0-
    2.000 m dpl.
2)   Di Indonesia pada umumnya ditanampada ketinggian 0 - 1500 m dpl.

DAFTAR PUSTAKA

1) Anonimous. 1994. Hasil Penelitian Dalam Rangka Pemanfaatan Pestisida
    Nabati. Prosiding Seminar di Bogor 1 – 2 Desember 1993.Balai Penelitian
    Tanaman Rempah dan Obat. Bogor.
2) Anonimous. 1989. Vademekum Bahan Obat Alam. Departemen Kesehatan
    Republik Indonesia. Jakarta



Mengenal Sejarah Opium


3400 Sebelum Masehi (SM). Tanaman bernama Latin Papaver somniferum ini (biasa disebut tanaman poppy) pertama kali ditanam di lembah Mesopotamia. Orang-orang Sumeria menyebutnya sebagai “tanaman kesenangan”. Euforia tanaman opium ini kemudian menyebar pada orang-orang Asyiria dan Babilonia. Dari tangan mereka kemudian menyebar hingga ke Mesir.

1300 SM. Ladang tanaman opium kemudian dikembangkan di ibu kota Mesir, Thebes. Perdagangan opium pun mulai dilakukan pada saat raja Thutmose IV, Akhenaton, dan Tutankhamen. Rute perdagangan opium ini kemudian meluas hingga melintas Laut Mediterania menuju Yunani dan Eropa.

1100 SM. Di Kepulauan Ciprus, orang-orang mulai mengambil dan memisahkan biji tanaman opium saat panen tiba. Mereka juga mulai melakukan budi daya, jual beli, serta mengisap opium sebelum masa jatuhnya Troy.

460 SM. “Bapak Kedokteran” Hippocrates menyatakan bahwa opium berfungsi sebagai bahan narkotika dan mampu mengobati penyakit dalam, terutama pada kaum perempuan dan mengatasi berbagai epideminya.

330 SM. Alexander Agung memperkenalkan opium pada masyarakat Persia dan India.
300 SM. Opium digunakan oleh orang Arab, Yunani, dan Romawi sebagai obat penenang dan obat tidur.
160-180 Masehi (M). Kaisar Roma, Marcus Aurelius, selalu menggunakan opium untuk membantunya tidur.
440 M. Opium yang ada di Mesir mulai dikenal oleh orang Cina melalui para pedagang Arab.
1300 M. Opium menghilang selama 200 tahun dari sejarah Eropa. Opium dianggap tabu karena melanggar kesucian gereja. Pada masa itu, segala sesuatu yang berasal dari Timur dianggap terikat dengan setan.
1500 M. Orang Portugis yang berdagang melintas Laut Cina Timur kembali mengenalkan opium
1527 M. Pada era reformasi, opium kembali diperkenalkan di Eropa dalam bidang kedokteran. Pil hitam yang juga disebut sebagai “batu kematian” terbuat dari opium thebaicum, jus jeruk, dan saripati emas dikenal sebagai obat antinyeri.

1600 M. Penduduk Persia dan India mulai memakan dan meminum campuran opium untuk kesenangan. Di belahan dunia lainnya, orang Portugis memperdagangkan opium hingga ke Makao dan diteruskan hingga ke Cina.

1606 M. Kapal yang disewa oleh Ratu Elzabeth I diinstruksikan untuk membawa opium kualitas terbaik dari India dan membawanya ke Inggris.

1680 M. Apoteker Inggris, Thomas Sydenham, memperkenalkan Laudanum Sydenham, obat penyembuh berbagai macam penyakit. Obat tersebut terbuat dari opium, anggur manis, dan sejumlah tanaman herba.
1700 M. Kapal Belanda membawa opium dari India menuju Cina hingga ke Asia Tenggara. Orang Belanda mulai mengenalkan praktik mengisap rokok dari opium dalam pipa kepada orang Cina.
1729 M. Kaisar Cina, Yung Cheng, melarang penggunaan opium untuk rokok dan perdagangannya secara domestik. Namun, penggunaan opium untuk obat-obatan masih diperbolehkan dengan pengawasan ekstra ketat.
1750 M. Perusahaan Inggris India Timur (British East India Company) mengontrol perdagangan opium di Bengal dan Buhar, salah satu distrik di India. Inggris banyak membawa opium dan memperdagangkannya dari Kalkuta ke Cina.

1753 M. “Bapak Botani” Carolus Linnaeus pertama kali mengklasifikasikan tanaman opium sebagai Papaver somniferum yang berarti perangsang tidur dalam bukunya Genera Plantarum.

1793 M. British East India Company memonopoli perdagangan opium. Semua tanaman opium yang ada di India tak boleh dijual pada perusahaan lain yang menjadi pesaingnya. 

1799 M. Kaisar Cina, Kia King, melarang opium secara keseluruhan baik perdagangan maupun budi dayanya. Tak terkecuali untuk obat-obatan. Pada masa itu, opium diidentikkan dengan perilaku kriminal, korupsi, serta tindakan anarkis. Alasan itu yang membuat peredaran opium dilarang. 

1800 M. The British Levant Company membeli hampir semua opium yang didatangkan dari Smyrna Turki untuk diperdagangkan di Eropa dan Amerika Serikat. 

1803 M. Friedrich Wilhelm Serturner dari Jerman menemukan bahan aktif dari opium dengan melarutkannya dalam asam kemudian menetralisasinya dengan amonia dan dihasilkan jenis alkaloid berupa morfin. Para ahli fisika percaya bahwa opium telah dapat ‘dijinakkan’. Saat itu, morfin disebut-sebut sebagai ‘obat para dewa’ karena kemampuannya, efek sembuh yang lama dan aman.
1839 M. Opium dituduh bertanggung jawab atas banyaknya bayi yang lahir prematur dan tingginya kematian bayi. Unsur opium juga terkandung dalam 186 dari 543 orang yang meninggal karena keracunan. Sebanyak 72 orang di antaranya adalah anak-anak.

1850-1865 M. Di Amerika, puluhan dari ribuan pekerja asal Cina yang berimigrasi ke AS membawa kebiasaan mereka yaitu mengisap opium.
1878 M. San Francisco melegalkan impor, perdagangan, dan penggunaan opium.
1887 M. Impor opium oleh orang Cina (tapi bukan oleh orang Amerika) dilarang keras di Amerika.
1900-1906 M. Di Cina, 27 persen dari populasi pria dewasa ketagihan opium. Jumlah tersebut merupakan 3,5 persen total populasi Cina saat itu.
1906 M. Lebih dari 50.000 jenis obat yang berbahan opium telah dipatenkan. (Deni Yudiawan/”PR”/dari berbagai sumber)***Link Sumber