Rabu, 23 September 2009

Kolam Ikan

Kolam dalam pengertian teknis adalah suatu perairan buatan yang luasnya terbatas, sengaja dibuat manusia dan mudah dikuasai. Mudah dikuasai di sini berarti mudah diisi air, mudah dikeringkan, dan mudah diatur menurut kehendak kita.


Pada kenyataannya banyak kita temukan kolam yang tidak memenuhi kriteria tersebut. Misalnya, kolam yang tidak bisa dikeringkan kecuali dengan mempergunakan pompa, mengalami kebanjiran pada saat hujan lebat dan kekeringan pada saat kemarau panjang, serta tidak mempunyai pematang (hanya merupakan galian tanah saja) sehingga sirkulasi airnya sulit.


Kolam yang hanya berupa galian tanah. kurang memenuhi persyaratan teknis karena tidak ada pematang, saluran pemasukan dan pengeluaran air.
Kolam dengan kondisi demikian kurang memenuhi persyaratan teknis. Akibatnya produksi dan produktifitas menurun karena pertumbuhan ikan terganggu dan biasanya mengalami berbagai hambatan dalam masa pemeliharaan. hambatan ini misalnya
pada saat ikan akan dipanen kena banjir besar atau karena musim kemarau panjang airnya kering sehingga tidak bisa dipergunakan terus-menerus. Bisa juga karena selama masa pemeliharaan tidak ada pergantian air yang kontinu.


Terbentuknya kolam tersebut disebabkan oleh 3 faktor, yaitu sebagai berikut.
1. Kolam tersebut terjadi dengan tidak disengaja, mungkin merupakan bekas galian pasir, galian tanah untuk bahan baku batu bata atau galian tanah untuk menimbun, galian bahan tambang dan lain sebagainya. Galian itu kemudian dimanfaatkan untuk memelihara ikan.

2. Lokasinya kurang memenuhi persyaratan teknis untuk dibuat kolam tetapi dipaksakan dibuat kolam.

3. Pembuat kolam tidak mengetahui atau menguasai teknik pembuatan kolam sehingga membuat kolam yang asal jadi.

Melihat kenyataan tersebut, maka penting bagi kita untuk mengetahui, mempelajari, dan menguasai teknik pembuatan kolam.
sumber : Heru Susanto, "Kolam Ikan" Penebar Swadaya, 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar